Make your own free website on Tripod.com

Operasi Pembacaan

Sistem Bus I2C

Konfigurasi Kaki Chip

Operasi Kerja

Pengalamatan

Operasi Penulisan

Latar Belakang

Pembacaan Alamat Aktual

Di dalam EEPROM terdapat counter alamat yang menyimpan informasi alamat terakhir yang diakses baik oleh operasi pembacaan data maupun operasi penulisan data. Counter alamat ini selalu bertambah satu dan akan tetap valid selama catu daya terpasang. Counter ini akan menggulung ke alamat byte awal pada page awal dari byte akhir pada page terakhir pada saat operasi pembacaan data. Untuk operasi penulisan, counter alamat ini akan menggulung ke alamat byte awal pada page yang sama.

Jika pada piranti EEPROM ini diberikan perintah untuk pembacaan data, maka data byte yang ada pada alamat aktual yang ditunjukkan oleh counter alamat akan dikirim keluar oleh EEPROM. Dalam hal ini, mikrokontroler tidak akan merespon dengan mengirim bit acknowledge nol, namun akan langsung membangkitkan bit kondisi stop. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Pembacaan Acak

Proses pembacaan acak memerlukan urutan penulisan urutan byte dummy untuk menyimpan word alamat dari byte data yang ingin dibaca. Setelah serial EEPROM menerima urutan byte dummy, maka dia akan mengirimkan bit acknowledge, mikrokontroler harus mengirimkan bit kondisi start dan kemudian mengirimkan word alamat yang sama dengan bit read logika 1.

Karena counter alamat sudah diset sebelumnya, maka pembacaan akan terjadi pada alamat tersebut. Setelah data byte dikirimkan, mikrokontroler tidak merespon dengan bit acknowledge nol, namun langsung membangkitkan bit kondisi stop. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Pembacaan Berurutan

Proses pembacaan berurutan dinisialisasi dengan pembacaan alamat aktual (current address read) atau pembacaan acak (random read). Setelah mikrokontroler menerima sebuah word data, dia akan merespon dengan mengirimkan bit acknowledge.

Apabila EEPROM menerima bit acknowledge ini, dia akan menambah satu word alamat dan secara serial akan mengirimkan word-word data. Jika batas alamat memori dicapai, word alamat akan menggulung ke awal dan kemudian meneruskan proses pembacaan ini. Proses pembacaan secara berurutan ini baru akan berhenti jika mikrokontroler tidak merespon data yang diterima dengan bit acknowledge nol namun langsung mengirimkan bit kondisi stop. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Contact me at: hsutanto@milis.stts.edu

Copyright (c) Hermawan Sutanto
Written in Desember 1998
Copying content must have permission from me !

Visit Our Sponsor
adClix Sponsorship Information